Aku Rindu, Papa Dimanaa ?

9 07 2013

Sekejap pikiran buntuku, aku selalu bertanya, kenapa papa harus pergi ? Kenapa Allah harus bawa papa pulang ?

Seketika aku cepat sadar, bahwa papa hanya milik Allah, Allah hanya meminjamkan papa untuk kita, untuk nenek, untuk engkong, untuk mama, dan untuk anak-anak papa. Allah lebih sayang papa daripada kita.

Rindu Papa

Papa tau ga ? Sering hati aku menjerit saat aku dengar cerita tentang papa dari mama. Andai papa tau, rasa rindu mama ke papa sangat sangat besar. Terlebih katanya saat mama merasa lelah dan sepi. yang harus lebih papa tau, kita juga rindu papa.

Aku sadar aku belum bisa menjadi anak yang baik, belum bisa jadi penolong papa saat papa menghadap Allah, tapi aku ga pernah lupa untuk doain papa. Aku kadang kesel sama papa, papa sering buat aku nangis. Saat teman-temanku cerita tentang ayahnya, aku hanya bisa menunduk sambil tutup mata aku, karena aku tidak ingin kelihatan rapuh dalam hal apapun dihadapan mereka, tapi saat mereka memaksa untuk aku membuka mata aku mereka langsung meminta maaf padaku dan disitu mereka tahu bahwa aku rapuh. Sampai sekarangpun aku masih bahkan selalu cengeng saat mereka bercerita tentang ayahnya, karena itu mereka tidak pernah berani lagi cerita tentang ayah mereka didepan aku pa.

Aku rindu papa, sangat sangat sangat rindu. Papa lelaki terbaik yang pernah ada dihidupku. Andai air mata aku bisa aku tunjukkan saat aku rindu papa mungkin tidak ada yang bisa membendungnya. Terlalu sebentar rasanya Allah beri kita waktu bersama, hanya dua setengah tahun. Tapi diwaktu itu pula papa sering buat aku bahagia, ajak aku jalan-jalan menangkap semut, ajak aku jalan-jalan melihat pepohonan, aku ga mungkin bisa lupain itu pa, walaupun aku masih sangat kecil saat itu.

Aku iri dengan mereka pa, aku iri dengan mereka yang masih bisa berbagi cerita pada ayahnya, aku iri dengan mereka yang masih bisa dilindungi dan dijaga oleh ayahnya, aku iri dengan mereka yang masih bisa mencium tangan ayahnya saat akan berangkat sekolah, AKU IRI.

Ya ALLAH, tolong tampatkan papa ditempat indah bersama-Mu, tolong pertemukan kita dengannya, nanti..

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: