Hipotesis

8 11 2012

Hipotesis adalah pernyataan tentative yang merupakan dugaan mengenai apa saja yang sedang kita amati dalam usaha untuk memahaminya
Fungsi hipotesis menurut Menurut Nasution ialah sebagai berikut :

  1. Untuk menguji kebenaran suatu teori,
  2. Memberikan gagasan baru untuk mengembangkan suatu teori dan
  3. Memperluas pengetahuan peneliti mengenai suatu gejala yang sedang dipelajari.

Asal dan Fungsi Hipotesis

  1. Hipoptesis dapat diturunkan dari teori yang berkaitan dengan masalah yang akan kita teliti. Jadi, Hipotesis tidak jatuh dari langit secara tiba-tiba!!!!!!
  2. Misalnya seorang peneliti akan melakukan penelitian mengenai harga suatu produk maka agar dapat menurunkan hipotesis yang baik, sebaiknya yang bersangkutan membaca teori mengenai penentuan harga.

Hipotesis berfungsi sebagai jawaban sementara untuk masalah penelitian. Hipotesis selalu dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang menghubungkan dua variable atau lebih.
Beberapa syarat dalam merumuskan hipotesis yaitu :
a. Hipotesis harus disusun dalam kalimat berita bukan kalimat Tanya.
b. Hipotesis harus jelas dan tidak bermakna ganda.
c. Hipotesis dirumuskan secara operasional sehingga memudahkan pengujiannya.
Ciri-ciri hipotesis yang baik adalah:
a. Bisa diterima dengan akal sehat.
b. Dapat menjelaskan masalah secara rasional
c. Manyatakan hubungan yang diharapkan diantara variable yang dipermasalahkan.
d. Harus dapat diuji atau ditentukan benar salahnya
e. Dinyatakan sederhana dan sesingkat mungkin.
f. Konsisten dengan teori dan fakta yang sudah ada.

Macam-Macam Hipotesis

Ada 3 macam hipotesis :

 

1. Hipotesis Deskriftif : dirumuskan untuk menentukan titik peluang, atau

dirumuskan untuk menjawab pertanyaan taksiran/estimatif; Tidak membandingkan;

Disiplin kerja pegawai Fak. Teknik Untan sangat tinggi; Yang menjadi estimasi

adalah : sangat tinggi.

 

2. Hipotesis Komparatif : memberi jawaban terhadap permasalahan yang bersifat

membedakan; Ada perbedaan daya ikat antara Semen Tiga Roda dengan Semen Padang.

 

3. Hipotesis Asosiatif : memberi jawaban pada permasalahan yang bersifat hubungan.

 

Menurut sifat hubungannya, ada tiga jenis hipotesis penelitian (Ha) :

1) Hipotesis hubungan simentris : Hubungan bersifat kebersamaan antara dua variabel

atau lebih, tapi tidak menunjukkan sebab akibat; Ada hubungan antara banyaknya

mengikuti perkuliahan dengan nilai akhir mahasiswa.

 

2) Hipotesis hubungan sebab akibat (kausal) : menyatakan hubungan yang saling

mempengaruhi antara dua variabel atau lebih : Disiplin pegawai yang tinggi

berpengaruh positif terhadap produktifitas kerja.

 

3) Hipotesis hubungan interaktif : menyatakan hubungan antara dua variabel atau

lebih bersifat saling mempengaruhi; Terdapat pengaruh timbal balik antar

kenaikan pangkat dengan tersedianya jabatan.

http://belajarandsekolah.blogspot.com/2012/07/pemahaman-dan-arti-tentang-hipotesis.html#ixzz2BcGPCmIn
http://id.shvoong.com/social-sciences/1999230-hipotesis/#ixzz2BcFanNtI
http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2103787-pengertian-hipotesis/#ixzz2BcFNv5zs

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: