Pesan dari Mama Kelinci

24 09 2012

By :

Mario Teguh

NO MATTER WHO YOU ARE, YOU HAVE TO RUN.

Tak peduli siapapun engkau, engkau harus berlari.

Di pagi hari tadi, harimau bangun untuk bersiap-siap berlari mengejar rusa.

Rusa yang bangun lebih awal di pagi itu, juga bersiap-siap untuk berlari menghindari harimau.

Harimau menggumam kepada dirinya sendiri :

Hmm, Aku tak boleh lamban dalam lariku hari ini, atau keluargaku tak makan.

Rusa berbisik kepada dirinya sendiri :

Aku harus berlari lebih cepat lagi hari ini, karena mungkin saja harimau lebih cepat larinya hari ini, atau aku tak pulang ke keluargaku di senja ini.

Mama kelinci mendengar desah hati sang rusa, dan berpaling kepada anaknya yang masih remaja, dan menasihatinya :

Anakku yang aku cintai, di hutan ini, tak masalah apakah engkau harimau, rusa, atau kelinci – engkau harus berlari.

Kehidupan di hutan ini tegas dan kejam, dan mengukum keras siapapun yang malas.

Si anak kelinci bertanya :

Tapi Ma, mengapa di kota itu ada orang yang malas?

Ooh, Itu karena mereka tidak seperti binatang – mereka diberkati kemampuan untuk mengeluh.

Kita binatang, tak memiliki sifat alamiah untuk mengeluh, jadi kita bersegera bekerja dengan tanggungjawab penuh untuk membangun kualitas kehidupan kita sendiri.

Kalau manusia, karena bisa mengeluh – mereka mengeluh.

Mungkin mereka mengira bahwa mengeluh akan memudahkan kehidupan. Padahal tidak!

Karena mengeluh tak memperbaiki kehidupan, mereka mengalihkan keluhan kepada orang lain.

Tapi ada sebagian manusia yang terpuji jiwanya yang rajin bekerja.

Dan karena mereka diberkati dengan akal, mereka membangun kehidupan yang jauh lebih baik daripada kita.

Tapi, jika kita mensyukuri nikmat Allah, tidak masalah apakah kita kelinci, rusa, harimau, atau manusia – kita akan hidup dengan berbahagia jika aktif dan rajin bekerja.

Lalu Mama Kelinci berkata kepada anak kesayangannya :

Udah, sana gih! larilah, jadikan dirim berguna.

Si remaja kelinci berlari riang, sambil berseru :

Ok Mama, I love you as always!

Mama kelinci tersenyum :

Hmm, kaya’ Mario Teguh aja tuh anak.

Ya Rabb, titip anakku yang sangat aku cintai itu ya?

Amin

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: