“MEREK, SUATU PRODUK HUKUM & PENGEMBANGAN BISNIS”

31 03 2012

Oleh Dewi, S.H.

(Penulis adalah Konsultan Hukum di Chow & Associates Law Firm)

Mungkin kata “MEREK” sudah tidak asing lagi terdengar di masyarakat. Dengan adanya
MEREK maka akan mempermudah masyarakat untuk mengenal atau mengetahui suatu produk
baik itu barang atau jasa yang menjadi ciri khasnya sehingga meningkatkan nilai konsumtif dari
produk tersebut, memperlancar perdagangan, menjaga kualitas, serta melindungi produsen dan
konsumen. Dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, pengertian Merek itu
sendiri adalah “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan
warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan
dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.” (Pasal 1 Ayat 1). Begitu halnya dengan anda,
walaupun anda sudah dikenal tetapi teman- teman anda akan merasa kesulitan untuk memanggil
anda jika anda tidak mempunyai nama. Maka ini juga berlaku untuk barang dagangan. Ketika
konsumen ingin membeli produk anda maka akan mengalami kesulitan untuk
mengkomunikasikannya jika tidak mempunyai nama ( merek).


Dengan adanya suatu merek, maka pengusaha akan dengan mudah untuk
mensosialisasikan produknya kepada pelanggan. Mungkin untuk tahap awal pengusaha dapat
menarik konsumen dari orang-orang yang dikenalnya terlebih dahulu yang mana percaya akan
kwalitas dari produk tersebut. Tetapi dengan adanya merek serta kwalitas produk yang sudah
teruji, maka masyarakat tidak perlu lagi harus mengenal pengusahanya melainkan merek produk
yang disosialisasikannya tersebut yang akan menarik masyarakat untuk menjadi konsumen serta
akan memudahkan konsumen untuk merekomendasikan suatu produkn kepada konsumen lain.
Disamping itu merek dagang suatu produk juga dapat mempengaruhi pandangan
konsumen terhadap produk. Sehingga untuk mendaftarkan merek kita perlu mencari nama yang
mudah untuk diingat oleh masyarakat. Sebut saja merek permen “KOPIKO” yang sudah menjadi
merek bukan hanya secara nasional tetapi juga Internasional. Dimana konsumen akan
berpandangan bahwa bahan utama dari permen “KOPIKO” adalah kopi yang notabene adalah
minuman pengusir ngantuk. Sehingga “KOPIKO” merupakan permen pilihan yang tepat untuk
menghilangkan ngantuk disaat konsumen tidak mempunyai cukup waktu untuk menikmati
segelas kopi. Dari penjelasan diatas maka merek dapat mewakili image produk.
Pada awal usaha, pengusaha mungkin dapat menjalankan usahanya tanpa merek.
Sehingga masa ini dapat dimanfaatkan pengusaha untuk konsentrasi pada penjualan serta
kwalitas produk. Dan apabila telah terjadi perkembangan dalam penjualan maka merek dagang
perlu didaftarkan agar dapat berkembang lebih luas lagi. Hal yang tidak kalah penting ketika
mendaftarkan merek dagang tersebut guna untuk menghindari penggunaan merek dagang oleh
produsen lain untuk mendompleng kesuksesan yang telah kita rintis dari awal. Contohnya kasus
merek jasa “ DAPUR SEAFOOOD” yang terletak di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara yang
mana merek jasa restoran itu digunakan oleh “ DAPUR SEAFOOD” yang berlokasi di Cibubur.
Hal ini sangat merugikan pemilik hak merek jasa karena dengan memakai, menggunakan,
menjual, dan memperdagangkan merek jasa “ DAPUR SEAFOOD”, yang mana mengakibatkan
kerugian dan terkecohnya para pelanggan Restoran “DAPUR SEAFOOD” Pantai Indah Kapuk.
Kasus ini akhirnya diselesaikan dengan adanya permintaan maaf dari pihak “DAPUR
SEAFOOD” Cibubur. Kasus diatas hanyalah salah satu contoh dari banyaknya kasus merek
dagang di Indonesia. Banyak lagi kasus pelencengan merek yang menimpa perusahaanperusahaan
besar Nasional ataupun Internasional.
Didalam masyarakat luas, tersebar mitos apabila usaha kecil ataupun menengah tidak
perlu membangun merek. Hal tersebut salah besar Karena walaupun usaha besar, sedang ataupun
kecil, tetap memerlukan merek dagang.
Dalam Pasal 3 UU No. 15 Tahun 2001 tentang merek, jelas disebutkan bahwa Hak atas
Merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada pemilik Merek yang terdaftar
dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri Merek
tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya. Sehingga manfaat
nyata yang didapat dalam pendaftaran merek bagi sebuah bisnis serta pengembangan bisnis itu
sendiri adalah:
1. Adanya identitas dari sebuah produk
2. Membedakan produk dari pesaing bisnis
3. Peningkatan penjualan
4. Membangun loyalitas konsumen
5. Melancarkan komunikasi pemasaran
6. Terbukanya peluang bisnis untuk waralaba, licensing dan joint venture.
7. Menciptakan daya tarik bagi stakeholder
Dengan adanya beberapa manfaat yang dijabarkan diatas, maka apakah para pelaku usaha
masih ragu untuk mendaftarkan merek dagang?
Untuk memperjelas manfaat- manfaat dari pendaftaran merek maka diperlukan beberapa
strategi-strategi marketing dalam menjalankan sistem bisnis untuk memperoleh hasil maksimal.
Menurut Robert T. Kiyosaki, orang didunia memperoleh uang dari 4 (empat) kuadran yaitu:
– Employee ( E): orang memperoleh uang dengan bekerja pada perusahaan
– Self Employee (S): orang yang bekerja mendapatkan uang dengan bekerja secara mandiri,
berdiri sendiri.
– Business Owner (B) : pemilik perusahaan, atau pemilik suatu usaha.
– Investor (I) : penanam modal.
Langkah pertama berbisnis mungkin diawali dengan menjadi orang dikuadran S terlebih
dahulu, yaitu ada turun tangan sendiri. Setelah itu berusahalah untuk menyisihkan sebagian
keuntungan anda sebagai langkah kedua. Memang akan ada banyak alasan untuk tidak
menabung. Salah satunya penghasilan belum cukup. Tetapi jika tidak anda paksakan
sekarang maka anda akan menunda untuk maju. Disinilah keseriusan anda diuji untuk
pengembangan usaha. Karena tabungan ini bukan untuk membeli barang-barang konsumtif,
melainkan untuk diinvestasikan kembali. Langkah selanjutnya yaitu langkah ketiga adalah
membenah sistem anda. Disini yang perlu dibenah adalah dimulai dari bahan- bahan dasar
dari produk anda. Apabila ingin mendapatkan hasil yang maksimal maka diperlukan bahanbahan
dasar yang berkwalitas juga. Selain itu teruslah belajar dari pengalaman. Penuhi setiap
prosedur- prosedur agar dapat menjamin kwalitas dari suatu produk.
Langkah keempat yang harus dijalankan adalah kreatif. Carilah ide-ide yang menarik
yang menimbulkan rasa penasaran konsumen. Dengan begitu akan timbul rasa keingintahuan
dari konsumen terhadap produk anda. Karena didasari kwalitas yang telah teruji serta
dikemas dengan kreatifitas maka akan mengurangi nilai sensitif konsumen terhadap harga
produk. Misalnya. Seseorang akan tetap setia dengan suatu produk A walaupun terdapat
produk saingan lain yang memiliki harga dibawah produk A karena telah timbul kepercayaan
akan produk A tersebut. Kepercayaan konsumen adalah target yang harus anda raih dalam
menjalankan suatu usaha.
Langkah kelima adalah saatnya untuk menjadi business owner atau orang di kuadran B
dalam cash flow apabila sistem anda telah berjalan dengan baik. Anda dapat melepaskan
bisnis anda dan biarkan orang lain yang melakukannya. Disini lakukanlah perekrutan dan
pelatihan terhadap karyawan agar semua dapat berjalan sesuai sistem yang telah anda
bangun. Awasi seluruh kegiatan usaha anda. Apabila ada kekurangan, perbaikilah sistem
tersebut agar menjadi lebih baik lagi walaupun tanpa pengawasan anda. Apabila ini berhasil
maka anda telah menjadi seorang business owner.
Langkah keenam adalah saatnya anda mengembangkan usaha anda. Hal ini dapat
dilakukan dengan membuka cabang atau menjual waralaba. Apabila anda belum sanggup
untuk membuka cabang karena faktor kurangnya modal, anda dapat mengatasinya dengan
mencari orang di kuadran I yaitu, investor. Selain itu dengan menjual waralaba, merupakan
suatu alternatif yang menguntungkan. Selain tidak perlu mengeluarkan modal, anda tetap
bias mendapatkan uang walaupun keuntungannya lebih kecil.
Namun satu hal yang penulis anjurkan sebelum langkah keenam dilakukan adalah
lindungilah aset anda terlebih dahulu terutama asset yang berupa merek dagang dan sistem.
Anda perlu berkonsultasi dengan orang yang pakar dibidang hukum bisnis agar usaha anda
menjadi usaha yang luar biasa. Selamat mencoba.

Sumber :

http://chowlawfirm.co.id/writings/pdf/MEREK%2C%20SUATU%20PRODUK%20HUKUM%20%20dan%20Pengembang%20BISNIS.pdf

Advertisements

Actions

Information

One response

23 05 2012
yusi

kami ingin mengetahui utk mendaftarkan suatu produk/barang harus kemana ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: