PENGELOLAAN PERUSAHAAN YANG BAIK : TANGGUNG JAWAB PEMEGANG SAHAM, KOMISARIS, DAN DIREKSI

31 03 2012

Pengelolaan Perusahaan Yang Baik
(Good Corporate Governance)

Pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) adalah apabila
organ-organ Perseroan Terbatas, yaitu RUPS, Komisaris dan Direksi dalam menjalankan
fungsinya selalu mengacu kepada Undang-Undang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar
Perusahaan, dan Peraturan Perusahaan.
RUPS dalam mengambil keputusan harus berdasarkan ketentuan Undang-Undang
Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perusahaan. Dewan Komisaris mengambil
keputusan sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar
Perusahaan.

To be continue reading..

Advertisements




Identifikasi Sub-Sub Sektor Pertanian Pendukung Pariwisata

31 03 2012

Wisatawan selama di daerah tujuan wisata Bali melakukan berbagai pengeluaran
(konsumsi), seperti untuk akomodasi, makanan dan minuman, perjalanan, melihat atraksi
budaya, pembelian cendramata dan lain-lain. Pengeluaran ini akan “ditangkap” oleh
sektor-sektor ekonomi, sehingga menjadi pendapatan sektor-sektor ekonomi tersebut. Ini
disebut efek langsung (direct effects) pengeluaran wisatawan. Namun peningkatan pendapatan sektor-sektor ekonomi meningkatkan permintaan input yang berasal dari
output sektor-sektor ekonomi lain seperti pertanian, industri, industri kerajinan, jasa
transportasi dan sebagainya. Dengan demikian, peningkatan pendapatan sektor-sektor
ekonomi yang satu, akan mendorong peningkatan produktivitas sektor-sektor ekonomi
yang lain. Peningkatan output sektor-sektor ekonomi produksi selanjutnya akan
meningkatkan balas jasa faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi, sehingga
meningkatkan pendapatan pemilik faktor produksi. Selanjutnya peningkatan pendapatan
faktor produksi akan mendorong peningkatan pendapatan pemilik faktor produksi yaitu
rumahtangga dan perusahaan.

To be continue reading..





TINJAUAN PRIVATISASI DARI SUDUT PADANG HUKUM BISNIS DI INDONESIA

31 03 2012

Analisis Kasus Privatisasi Beberapa PT. (PERSERO)
Musri Nizar 1), Emmy Pangaribuan Simanjuntak 2), dan Roedjiono 3)
INTISARI

Penelitian tentang privatisasi dan hukum bisnis di Indonesia, analisis kasus
privatisasi beberapa PT. (Persero), bertujuan untuk mengetahui tentang (1) peraturan
mana saja yang mengatur BUMN atau PT. (Persero) dan (2) peraturan manakah yang
dipakai menjadi landasan hukum mengenai privatisasi BUMN atau PT. (Persero) di
Indonesia.
Penelitian ini merupakan penelitian normatif. Data diperoleh dari penelitian
kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dimaksudkan untuk
memperoleh data sekunder, yang dilakukan melalui studi dokumen. Data primer
diperoleh melalui penelitian lapangan, dengan menggunakan kuesioner dan
wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif.

To be continue reading..





“MEREK, SUATU PRODUK HUKUM & PENGEMBANGAN BISNIS”

31 03 2012

Oleh Dewi, S.H.

(Penulis adalah Konsultan Hukum di Chow & Associates Law Firm)

Mungkin kata “MEREK” sudah tidak asing lagi terdengar di masyarakat. Dengan adanya
MEREK maka akan mempermudah masyarakat untuk mengenal atau mengetahui suatu produk
baik itu barang atau jasa yang menjadi ciri khasnya sehingga meningkatkan nilai konsumtif dari
produk tersebut, memperlancar perdagangan, menjaga kualitas, serta melindungi produsen dan
konsumen. Dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, pengertian Merek itu
sendiri adalah “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan
warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan
dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.” (Pasal 1 Ayat 1). Begitu halnya dengan anda,
walaupun anda sudah dikenal tetapi teman- teman anda akan merasa kesulitan untuk memanggil
anda jika anda tidak mempunyai nama. Maka ini juga berlaku untuk barang dagangan. Ketika
konsumen ingin membeli produk anda maka akan mengalami kesulitan untuk
mengkomunikasikannya jika tidak mempunyai nama ( merek).

To be continue reading..








%d bloggers like this: