INFLASI

23 04 2011

Pengertian dan Arti Inflasi dalam Ekonomi

Inflasi adalah suatu proses atau peristiwa kenaikan tingkat herga barang-barang secara umum. Atau dapar dikatakan inflasi adalah suatu prosesmenurunnya nilai uang secara kontinu.
Inflasi dikatakan sebagai proses kenaikan harga apabila ada kecenderungan harga meningkat terus menerus atau tidak bersifat musiman.

Macam-macam Inflasi dalam Ekonomi

a. Berdasarkan Parah atau Tidaknya
1) Inflasi ringan
Inflasi ini terjadi pada negara berkembang dan laju inflasinya kurang dari 10% per tahun.

2) Inflasi sedang
Merupakan inflasi yang lajunya antara 10%-30% per tahun. Tingkat ini mulai membahayakan kegiatan perekonomian. Pendapatan masyarakat yang berpendapatan tetap mulai turun dan kenaikan upah selalu lebih kecil dibanding kenaikan harga.

3) Inflasi berat
Inflasi ini lajunya antara 30%-100% per tahun kenaikan harga sulit dikendalikan.

4) Inflasi liar
Inflasi ini lajunya diatas 100% per tahun.

b. Berdasarkan Penyebabnya
1) Inflasi karena tarikan permintaan/inflasi permintaan
Merupakan inflasi yang disebabkan oleh besarnya permintaan masyarakat akan barang-barang.

2) Inflasi karena kenaikan biaya-biaya produksi
Inflasi ini terjadi karena perubahan penawaran akibat naiknya biaya produksi.

c. Berdasarkan Asalnya
1)  Inflasi yang berasal dari dalam
Misalnya, inflasi karena defisit anggaran belanja negara. Inflasi ini diatasi dengan mencetak uang baru untuk memenuhi kebutuhan pemerintah.

2)  Inflasi yang berasal dari luar
Inflasi ini karena adanya inflasi di luar negeri yang berpengaruh pada kenaikan harga barang-barangimpor.

Penyebab Inflasi dan Teori Inflasi dalam Ekonomi

(Penyebab Inflasi dan Teori Inflasi dalam Ekonomi) Beberapa teori mengenai jumlah uang yang beredar:
a. Teori Klasik
Tingkat harga terutama ditentukan oleh jumlah uang yang beredar. Bila jumlah uang bertambah, harga-harga akan naik dan nilai uang menurun karena daya beli menjadi rendah.

b. Teori Keynes
Yang paling menentukan kestabilan kehidupan ekonomi nasional ialah permintaan masyarakat. Bila jumlah barang dan jasa yang diproduksi tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar, harga-harga menjadi naik dan timbul inflasi.

Secara garis besar, teori inflasi dibagi dalam tiga kelompok, yaitu:
a. Teori Kuantitas
Inflasi disebabkan oleh:
1. Jumlah uang beredar
Kenaikan jumlah uang yang beredar akan menimbulkan inflasi
2. Harapan masyarakat mengenai kenaikan harga di masa mendatang

Ada 3 kemungkinan, yaitu :
a) Masyarakat tidak mengharapkan harga-harga naik pada masa mendatang sehingga sebagian uang yang diterimanya disimpan, akibatnya harga-harga tidak naik dan ini merupakan awal munculny inflasi.
b) Masyarakat mulai sadar bahwa ada inflasi sehingga penambahan jumlah uang tidak disimpan melainkan digunakan untuk membeli barang. Hal ini menjadikan kenaikan permintaan sehingga harga-harga akan meningkat.
c) Dalam tahap hyperinflation, orang sudah mulai kehilangan kepercayaan terhadap nilai mata uang. Peredaran uang makin cepat.

b. Teori Keynes
Inflasi terjadi karena masyarakat ingin hidup di luar batas kemampuannya (secara ekonomis). Terjadi perebutan rezeki antar kelompok sosial yang mengakibatkan permintaan masyarakat terhadap barang-barang selalu melebihi jumlah barang-barang yang tersedia dan menimbulkan celah inflasi atauinflationary gap.
Permintaan yang meningkat menyebabkan harga barang naik dan terjadi inflasi.

c. Teori Strukturalis
Ada kekuatan utama dalam perekonomian negara-negara berkembang yang bisa menimbulkan inflasi.
Kekuatan ini terdiri dari hal berikut :
1. Ketidakelastisan dari penerimaan ekspor, yaitu nilai ekspor tumbuh secara lamban dibandingkan dengan pertumbuhan sektor lain.
2. Ketidakelastisan penawaran atau produksi bahan makanan yang tumbuh tidak secepat pertambahan penduduk dan penghasilan per kapita.

Pengaruh dan Akibat Inflasi dalam Ekonomi

Pengaruh terhadap perekonomian:
a) Mendorong penanam modal spekulatif
Saat inflasi, para pemilik modal cenderung melakukan investasi spekulatif, misalnya membelirumah, tanah, menyimpan barang berharga. Daripada melakukan investasi yang produktif.

b) Mengurangi kegairahan penanaman modal untuk mengembangkan usaha-usaha produktif.
Perbankan atau lembaga keuangan lainnya akan menaikkan tingkat bunga pinjaman untuk menghindari kemerosotan nilai uang (modal) yang mereka pinjamkan.

c) Menimbukan ketidakpastian ekonomi di masa depan
• Inflasi akan terus berkembang jika tidak ditangani.
• Gagal mengendalikan inflasi akan menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan arah perkembangan ekonomi susah untuk diramalkan.

d) Menimbulkan masalah neraca pembayaran
• Inflasi selalu menyebabkan harga barang impor selalu lebih murah dari barang produksi luar negeri.
• Dan arus modal keluar negeri akan lebih cepat daripada ke dalam negeri.
• Sehingga mengakibatkan kemerosotan nilai mata uang dan defisit neraca pembayaran.

Akibat inflasi terhadap individu dan masyarakat
a. Kesenjangan Distribusi Pendapatan
Saat inflasi, nilai harga tetap (seperti tanah, rumah, dan bangunan pabrik) akan mengalami kenaikan. Dan kondisi ini sangat menguntungkan bagi para pemilik modal.
Sebaliknya nilai pendapatan riil penduduk akan merosot, dengan demikian inflasi memperlebar kesenjangan distribusi pendapatan.

b. Pendapatan Riil Merosot
– Saat Inflasi, harga naik mendahului kenaikan pendapatan
– Sedangkan sebagian tenaga kerja merupakan para pekerja berpenghasilan tetap
– Dengan demikian inflasi mengakibatkan kemerosotan pendapatan riil masyarakat
– Berarti kemakmuran masyarakat menurun

c. Nilai Riil Tabungan Merosot
– Saat inflasi, deposito akan menurun
– Sehingga masyarakat yang memiliki uang tunai tersebut  akan dirugikan karena penurunan nilai riilnya.

Cara Mengatasi Inflasi dalam Ekonomi

• Inflasi yang disahkan : inflasi yang dibiarkan berlangsung terus-menerus karena pemerintah mengizinkan penambahan suplai uang
• Inflasi yang tidak disahkan: inflasi yang tidak disertai dengan kenaikan suplai uang

Beberapa kebijakan pemerintah dalam menekan tingkat inflasi:
Kebijakan Moneter
Kebijakan ini adalah kebijakan Bank Sentral untuk mengurangi jumlah uang dengan cara mengendalikan pemberian kredit oleh Bank Umum kepada masyarakat.
Alat-alat kebijakan moneter:
1) Politik Diskonto (Discount Policy)
Politik diskonto adalah politik Bank Sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan tingkat bunga.

2) Politik Pasar Terbuka (Open Market Policy)
Politik Pasar Terbuka adalah politik Bank Sentral untuk membeli dan menjual surat-surat berharga.

3) Politik Persediaan Kas (Cash Ratio Policy)
Politik Persediaan Kas adalah Politik Bank Sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan perbandingan minimum antara uang tunai yang dimiliki oleh bank umum dengan uang giral yang boleh dikeluarkan oleh bank yang bersangkutan.

Kebijakan Fiskal
a. Pengaturan Pengeluaran Pemerintah
Menjaga penggunaan anggaran negara sesuai dengan perencanaan

b. Peningkatan Tarif Pajak
Meningkatkan tarif pajak agar penghasilan rumah tangga berkurang dan daya beli masyarakat berkurang

c. Peningkatan Pinjaman Pemerintah
Meningkatkan pinjaman pemerintah dengan jalan tanpa paksaan atau dengan pinjaman paksa.

Referensi :

http://www.g-excess.com

Advertisements

Actions

Information

One response

25 04 2011
nobody

[HANYA KOMENTAR CURHAT DARI SEORANG PENGEMBARA]
Alhamdulillah…
Pasukan iblis sukses menyesatkan masyarakat, Gembong FreeMason Yahudi dan anteknya berhasil menjajah lahir bathin negeri ini, krisis Inflasi harga kebutuhan pokok meningkat, Penyakit hubungan kelamin merajalela, Korupsi jamaah pejabat menanjak, Jual beli jabatan pemilu berlanjut, Pengurasan sumber daya alam berjalan, Kebodohan berbasis kemiskinan bertambah, dan masih banyak lagi yang semua itu berujung pada pemurtadan rakyat banyak.
Alhamdulillah…
Sekarang kita dapat melihat dengan jelas kebobrokan sistem sekular jahiliyah yang selama ini telah kita terapkan dan kita tuhankan, karena kita telah membuang jauh-jauh sistem Islam kaffah ciptaan “Sang Maha Pencipta Sistem” dari kehidupan kita.
Alhamdulillah…
Sekarang kita dapat membuktikan kebenaran sabda Nabi Muhammad berikut ini:
Dari Abdullah bin Umar dia berkata,
“Rasulullah SAW menghadapkan wajah ke kami dan bersabda:
“Wahai golongan Muhajirin, lima perkara apabila kalian mendapat cobaan dengannya, dan aku berlindung kepada Allah semoga kalian tidak mengalaminya;
1. Tidaklah kekejian menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka.
2. Tidaklah mereka mengurangi timbangan dan takaran kecuali mereka akan disiksa dengan kemarau berkepanjangan dan penguasa yang zhalim.
3. Tidaklah mereka enggan membayar zakat harta-harta mereka kecuali langit akan berhenti meneteskan air untuk mereka, kalau bukan karena hewan-hewan ternak niscaya mereka tidak akan diberi hujan.
4. Tidaklah mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya kecuali Allah akan kuasakan atas mereka musuh dari luar mereka dan menguasainya.
5. Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan tidak menganggap lebih baik apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan saling memerangi di antara mereka.””
(HR Ibnu Majah nomor 4009, lafal baginya, dan riwayat Al-Bazar dan Al-Baihaqi, shahih lighoirihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib hadits nomor 1761).
Sekarang manakah diantaranya yang belum terjadi? Masih belum cukup?
Alhamdulillah…
Selama generasi kita tidak memurikan tauhid dan tidak menerapkan sistem Islam kaffah (dalam khilafah), maka insyaAllah generasi penerus kita juga dapat langsung membuktikannya juga.
Alhamdulillah…
________________
“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. 4:147)
“Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (Q.S. 40:61)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: