INFLASI

23 04 2011

Pengertian dan Arti Inflasi dalam Ekonomi

Inflasi adalah suatu proses atau peristiwa kenaikan tingkat herga barang-barang secara umum. Atau dapar dikatakan inflasi adalah suatu prosesmenurunnya nilai uang secara kontinu.
Inflasi dikatakan sebagai proses kenaikan harga apabila ada kecenderungan harga meningkat terus menerus atau tidak bersifat musiman.

To be continue reading..

Advertisements




LEMBAGA KEUANGAN DI INDONESIA

16 04 2011
Oleh: Tiffani Dewi Hudaya
Lembaga keuangan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya, dimana pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintahan. Lembaga keuangan ini menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar utang yang bertanggungjawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut. Kehadiran lembaga keuangan inilah yang memfasilitasi arus peredaran uang dalam perekonomian, dimana uang dari individu investor dikumpulkan dalam bentuk tabungan sehingga risiko dari para investor ini beralih pada lembaga keuangan yang kemudian menyalurkan dana tersebut dalam bentuk pinjaman utang kepada yang membutuhkan. Ini adalah merupakan tujuan utama dari lembaga penyimpan dana untuk menghasilkan pendapatan. Struktur lembaga keuangan di Indonesia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:




Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil

8 04 2011

KELOMPOK PROGRAM BERBASIS PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL

Pengertian

Program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro dan kecil adalah program yang bertujuan untuk memberikan akses dan penguatan ekonomi bagi pelaku usaha berskala mikro dan kecil. Aspek penting dalam penguatan adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat miskin untuk dapat berusaha dan meningkatkan kualitas hidupnya.

To be continue reading..





KOORDINATOR PROGRAM BANTUAN SOSIAL

8 04 2011

TOR

Koordinator Program Bantuan Sosial

(Social Assistance Coordinator)

I.    Pendahuluaan

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia. Kebijakan penanggulangan kemiskinan pada awal 80-an dan 90-an difokuskan pada instrument-instrumen makro. Sejak krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 kebijakan tersebut kemudian dilengkapi dengan kebijakan yang menfokuskan pada masyarakat miskin. Beras untuk masyarakat miskin, asuransi untuk kelompok miskin, dan program-program transfer tunai yang dirancang di bawah sistem pemerintahan dengan kebijakan baru.

To be continue reading..





HATI MENURUT ISLAM

6 04 2011


الحمد لله رب العالمين وصلى الله على نبيينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين, أما بعد

Mengingatkan. Sesungguhnya amalan-amalan hati memiliki nilai dan kedudukan yang sangat tinggi, memperhatikan dan berilmu dengannya adalah termasuk al-maqashid (tujuan) bukan sekedar wasa`il (sarana dan perantara). Karenanya termasuk perkara yang terpenting adalah menjelaskan urgensi dan kedudukannya dalam nash-nash Al-Qur`an dan As-Sunah, serta menjelaskan berbagai maslahat yang lahir dari baiknya hati serta semua mafsadat yang lahir dari jeleknya hati. Karenanya Allah  “Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams: 9-10)

To be continue reading..





TUGAS 3

5 04 2011

NPM : 21210313

  1. Jelaskan dengan singkat yang dimaksud dengan :
    1. Pertumbuhan kesenjangan
    2. Kemiskinan

JAWAB :

  1. Pertumbuhan kesenjangan

1. Hubungan antara Pertumbuhan dan Kesenjangan: Hipotesis Kuznets

Data decade 1970an dan 1980an mengenai pertumbuhan ekonomi dan distribusi di banyak Negara berkembang, terutama Negara-negara dengan proses pembangunan ekonomi yang tinggi, seperti Indonesia, menunjukkan seakan-akan ada korelasi positif antara laju pertumbuhan dan tingkat kesenjangan ekonomi: semakin tinggi pertumbuhan PDB atau semakin besar pendapatan per kapita semakin besar perbedaan antara kaum miskin dan kaum kaya.  Studi dari Jantti (1997) dan Mule (1998) memperlihatkan perkembangan ketimpangan pendapatan antara kaum miskin dan kaum kaya di Swedia, Inggris dan AS, serta beberapa Negara di Eropa Barat menunjukkan kecenderungan yang meningkat selama decade 1970an dan 1980an.  Jantti membuat kesimpulan semakin besar ketimpangan distribusi pendapatan disebabkan oleh pergeseran demografi, perubahan pasar buruh dan perubahan kebijakan public.  Dalam perubahan pasar buruh, membesarnya kesenjangan pendapatan dari kepala keluarga dan semakin besarnya pendapatan dari istri dalam jumlah pendapatan keluarga merupakan dua factor penyebab penting.

To be continue reading..








%d bloggers like this: