ASAL USUL ADZAN

16 01 2011

(QS At-Taubah [9] : 3, QS Al-Hajj [22] : 27, dan QS Al-Ma’idah [5] :58)

Kalian pasti sudah tahu, kan, untuk apa adzan dikumandangkan? Ya, adzan adalah panggilan kepada seluruh umat Islam untuk segera menunaikan shalat apabila sudah memasuki waktu shalat tertentu. Akan tetapi, tahukah bagaimana asal usul adzan pertama kali dikumandangkan?

Semua bermula pada saat orang-orang Islam hijrah ke Madinah. Mereka berkumpul dan menunggu waktu shalat tiba. Saat itu, tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana caranya memberitahukan Umat Islam bahwa waktu shalat sudah tiba. Oleh karena itu, pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW mengumpulkan seluruh sahabatnya untuk  berunding. Mereka membicarakan bagimana caranya memberitahukan saat-saat tibanya waktu shalat dan mengajak umat Muslim untuk dating ke mesjid untuk melakukan shalat berjamaah.

Berbagai usulan berdatangan dari para sahabat Nabi Muhammad SAW. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan  bendera pada saat memasuki waktu shalat. Apabila bendera sudah terlihat berkibar, orang yang melihatnya harus memberitahukan kepada yang lainnya bahwa sudah tiba waktu shalat. Ada yang mengusulkan untuk meniup terompet seperti yang dilakukan oleh agama Yahudi. Ada yang mengusulkan untuk membunyikan lonceng seperti yang biasa dilakukan umat Nasrani. Bahkan, ada yang mengusulkan untuk menyalakan api di atas bukit. Orang yang melihat kobaran api tersebut bisa segera datang ke mesjid untuk mendirikan shalat berjamaah.

Semua usulan itu ditolak oleh Nabi Muhammad SAW. Sampai akhirnya Umar bin Khaththab mengusulkan untuk meneriakkan kalimat, “Telah datang waktu shalat!” Usulan itu dianggap cukup bagus dan diterima oleh Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, Abdullah bin Zaid bermimpi pada suatu malam. Dalam mimpinya, dia melihat seorang laki-laki dating kepadanya dengan membawa sebuah lonceng. Abdullah bin Zaid langsung berniat untuk membeli lonceng tiu.

“Untuk apa Tuan memerlukan lonceng ini?” Tanya pembawa lonceng itu.

“Kami akan memukulnya untuk memberi tahu telah masuknya waktu shalat kepada orang banyak,” jawab Abdullah bin Zaid.

“Tuan, maukah saya tunjukkan cara yang lebih baik untuk memberi tahu waktu shalat?” tanya pembawa lonceng itu setelah mendengar jawaban Abdullah.

“Oh tentu saja,” jawab Abdullah bin Zaid senang.

“Kumandangkanlah kalimat-kalimat ini,” kata pembawa lonceng itu sambil mengumandangkan lafadz-lafadz adzan.

Dengan perasaan gembira, pagi harinya Abdullah bin Zaid mendatangi Nabi Muhammad SAW dan memberitahukan tentang mimpinya.

“Mimpimu itu mimpi yang benar,” sabda Rasulullah SAW. Kemudian, Nabi Muhammad SAW memerintahkan Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan tersebut. Sebelum Bilal melaksanakan perintah itu, tiba-tiba Umar bin Khaththab datang dan menyampaikan mimpi yang sama dengan Abdullah bin Zaid.

Ternyata, mimpi tentang lafadz adzan yang dialami oleh Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khaththab itu mempunyai persamaan dengan wahyu yang diterima Nabi Muhammad SAW. Pada malam Isra, Nabi Muhammad SAW dibawa ke langit ke tujuh untuk diperlihatkan dan diperdengarkan adzan. Dengan adanya mimpi yang dialami oleh kedua sahabat Nabi tersebut, berarti ada kesamaan yang jelas antara mimpi dengan wahyu yang diterima oleh Rasulullah SAW.

Sampai sekarang, lafadz adzan akan selalu kita dengar dari masjid-masjid terdekat. Adzan berkumandang dengan merdu setiap memasuki waktu shalat. Jangan hanya mendengarkan ya, tapi segera ambil air wudhu dan dirikanlah shalat oke?

ADZAN dan IQAMAH

Lafadz adzan dan iqamah hampir sama, tetapi penyampaian iqamah lebih cepat dibandingkan dengan kumandang adzan.

Adzan dikumadangkan untuk memberi tahu umat Muslimin bahwa sudah tiba waktu shalat, sementara iqamah disampaikan untuk mengajak Kaum Muslimin agar segera mendirikan shalat (berjamaah).

Advertisements

Actions

Information

One response

12 04 2017
anggita

allohu akbar allohu akbar 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: