TUGAS 5

26 11 2010
1. Apa perbedaan manajemen dengan organisasi?

Jawab:

Hal yang berbeda antara organisasi dan manajemen adalah organisasi sebagai alat atau wadah sekelompok orang dalam mencapai tujuan tertentu, sedangkan manajemen lebih mengarah kepada pengaturan atau pengelolaan untuk mencapai tujuan tersebut, adapun persamaan dari organisasi dan manajemen ialah sama-sama memiliki sasaran dan tujuan tertentu yang ingin dicapai.

Hubungan Organisasi, Administrasi dan Manajemen
Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa sesungguhnya administrasi dan manajemen adalah sama, hanya saja istilah administrasi digunakan pada badan / organisasi pemerintah, sedangkan istilah manajemen dipergunakan untuk organisasi swasta. Administrator sama artinya dengan manajer, tetapi organisasi untuk pemerintah. Hal ini dapat dilihat pada penggunaan istilah manajer untuk perusahaan swasta yaitu diantaranya manajer pemasaran, manajer pembelian dan lain-lain. Serta kepala bagian administrasi keuangan, kepala bagian administrasi kepegawaian dan lain-lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan antara administrasi organisasi dan manajemen adalah sebagai berikut :
1. Kepemimpinan merupakan arti dari manajemen
2. Melalui manajemen semua kegiatan di koordinir dan diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.
3. Administrasi merupakan suatu kegiatan pelayanan, termasuk di dalam kegiatan administrasi adalah kegiatan pengelolaan atau manajemen administrasi dapat dilaksanakan di dalam atau diluar organisasi (formal).
4. Organisasi (formal) merupakan tempat dilaksanakannya kegiatan administrasi.

2. Mengapa manajemen selalu dibutuhkan dalam setiap aktivitas kita? Jelaskan!

Jawab:

Manajemen mempunyai arti melaksanakan dan mengatur. Setiap orang memiliki aktivitas yang berbeda-beda, setiap orang pun memiliki aktivitas lebih dari satu. Setiap akyivitas yang ada diharuskan untuk di manajemen (diatur).dengan adanya manajemen aktivitas yang ada dapat berjalan dengan rapi dan teratur. Aktivitas berjalan dengan selarah karena adanya pengaturan waktu. Sehingga tujuan-tujuan yang ingin tercapai dapat terlaksana sedemikin rupa.

Sehingga dengan ada nya manajemen dalam setiap aktivitas kita maka, aktivitas tersebut dapat terencana, terorganisir dan terarah

manajemen selalu dibutuhkan dalam setiap aktivitas kita karena setiap hal yang kita memang harus direncanakan agar tujuan kita dapat tercapai secara efektif dan efisien, salah satunya contoh yang manajemen yang selalu dikaitkan dengan segala aktivitas kita adalah manejemen waktu, karena dalam mengerjakan berbagai aktivitas kita perlu mengatur waktu dengan baik agar waktu kita terbuang dengan sia-sia.

3. Apa  yang dimaksud dengan prinsip koordinasi? Dan mengapa prinsip tersebut sangat diperlukan?

Jawab:

  • Prinsip kontak langsung

Menyatakan bahwa koordinasi berjalan baik jika antar manusia mamiliki hubungan yang baik pula. Hubungan langsung dapat berupa pertukaran gagasan atau pendapat. Semua pendapat bisa dikemukakan secara detail sehingga tercipa saling pengertian yang mendalam.

  • Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi

Penekanan informasi pada setiap bagian-bagian perusahaan sangat diperlukan. Sehingga  informasi tidak hanya tersebar pada beberapa bagian saja. dengan begitu tidak terjadi kesalahan.

  • Hubungan yang timbal balik diantara faktor-faktor yang ada

Masing-masing individu dalam setiap pekerjaanya akan saling memberikan pengaruh yang berbeda-beda, perbendaan ersebut memungkinkan diantaa mereka mengadakan hubungan yang rutin.

Denga prinsip tersebut, koordimasi dapat berjalan baik dan memiliki kesinambungan yang baik pula.

4. Apa yang dimaksud dengan manajer yang efektif dan manajer yang efisien?

Jawab:

  • Manajer  yang efektif adalah manajer  yang didukung oleh seluruh lapisan karyawan dengan integritas untuk merealisasikan rencana dan target perusahaan. Apabila manajemen lalai menyatukan visi bersama kepada seluruh lapisan karyawan dan pimpinan, maka manajemen akan kehilangan kekuatan untuk menjalankan semua program kerja. Akibatnya, manajemen akan selalu merasa kualitas karyawan tidak pernah cukup untuk memenuhi tantangan organisasi. Padahal persoalan kekurangan itu ada pada ketidakmampuan manajemen untuk menginternalisasikan visi perusahaan kepada seluruh lapisan karyawan dan pimpinan.

10 cara menjadi manajer yang efektif

  • 1. Tahu apa yang sedang terjadi. Sadari apa yang sedang terjadi di sektor Anda, organisasi Anda dan tim Anda. Pengetahuan memberi Anda alat untuk merencanakan ke depan, menggunakan sumber daya secara efektif dan membuat keputusan.
  • 2. Buat rasa arah – jelas Menetapkan. Maksud dan tujuan Anda untuk karyawan dan menjelaskan bagaimana cocok ini ke dalam rencana keseluruhan. Bersiaplah untuk mengubah tujuan sebagai perubahan keadaan, tapi selalu menjelaskan mengapa. Pastikan tugas, proyek dan pertemuan memiliki tujuan dan hasil sebuah: berbagi rasa arah merupakan inti dari sebuah tim, erat merajut terfokus.
  • 3. Membuat keputusan mencari Anda. Staf untuk Anda untuk kepemimpinan, dan itu berarti membuat keputusan.Keraguan akan memakai pergi pada kredibilitas Anda dan menciptakan ketidakpastian dalam tim Anda. Dengan segala cara berkonsultasi dengan staf Anda sebelum membuat keputusan, tetapi mengambil tanggung jawab untuk membuat sendiri.
  • 4. Memimpin dengan memberi contoh. Apakah Anda suka atau tidak, Anda mengatur nada untuk tim Anda dan mereka akan mengikuti teladan Anda. Jika Anda slack, mereka akan kendur, jika Anda tajam, mereka akan juga.Terserah kepada Anda untuk menetapkan standar yang Anda inginkan tim Anda untuk bercita-cita untuk, dan berkomunikasi standar-standar dalam apa yang Anda lakukan, apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya.
  • 5. Berkonsultasi dan mendelegasikan. Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri, jadi jangan coba-coba.Bicaralah dengan staf Anda tentang bisnis, mendengarkan apa yang mereka katakan dan mengambil ide-ide mereka di papan tulis. Pass bekerja pada orang-orang yang bisa melakukannya dan kepercayaan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan.
  • 6. Ambil tanggung jawab untuk tim Anda. Pada akhirnya, Anda bertanggung jawab atas tim kinerja Anda.Jika mereka berkinerja buruk, itu adalah refleksi pada Anda. Jadi bertanggung jawab atas kinerja mereka dan tidak lulus buck – menyalahkan hanya menciptakan kebencian dan perpecahan. Menerima tanggung jawab akan mendapatkan loyalitas karyawan Anda ‘dan menghormati.
  • 7. Mintalah staf Anda apa yang ingin mereka mencapai sukses organisasi proyek. Memanfaatkan kepentingan dan ambisi mereka staf, yang akan bekerja lebih besar dengan antusias dan komitmen ketika mereka memiliki pribadi saham di perusahaan atau. Cari tahu apa yang ingin mereka capai dan memberi mereka sarana untuk mencapainya.
  • 8. Pujilah staf Anda untuk bekerja dengan baik dilakukan proyek. Jangan pernah melewatkan kesempatan untuk Anda memuji staf untuk bekerja dengan baik dan selalu mengakui kontribusi mereka berhasil.Sebuah tepukan di tidak ada biaya kembali, tapi menanamkan rasa bangga dan motivasi meningkat. Anda bahkan mungkin mempertimbangkan untuk mengembangkan semacam skema insentif atau hadiah.
  • 9. Benar-benar adil,. Favouritism namun halus, menciptakan dan kerusakan moral cemburu. Ini penting bahwa Anda tidak menunjukkan preferensi untuk satu orang atas yang lain, dan Anda memberikan perhatian Anda sama untuk staf Anda. Ini tidak berarti Anda memperlakukan mereka semua dengan cara yang persis sama, namun: manajer yang baik menyadari bahwa orang merespons insentif yang berbeda.
  • 10. Deal dengan kesalahan tenang. Jika Anda marah, Anda kehilangan kredibilitas. Deal dengan kesalahan tenang dan tanpa dendam. Jika Anda memiliki alasan untuk mengkritik orang, tidak pernah melakukannya secara terbuka – itu adalah kebanggaan merusak moral individu dan kolektif.
  • Manajer yang efesien adalah manajer  yang cepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya),  mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat,  berdaya guna, bertepat guna. Sedangkan efisiensi adalah penggunaan sumber daya secara minimum guna pencapaian hasil yang optimum. Efisiensi menganggap bahwa tujuan-tujuan yang benar telah ditentukan dan berusaha untuk mencari cara-cara yang paling baik untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Efisiensi hanya dapat dievaluasi dengan penilaian-penilaian relatif, membandingkan antara masukan dan keluaran yang diterima. Misalnya suatu pekerjaan dapat dikerjakan dengan cara A dan cara B. Untuk cara A dapat dikerjakan selama 1 jam sedangkan cara B dikerjakan dengan waktu 3 jam. dengan begitu dengan cara A (cara yang benar) baru bisa dikatakan cara yang efisien bila dibandingkan dengan cara B.

Intinya efisiensi adalah menemukan cara kerja yang tepat guna untuk mencegah pemborosan tenaga, alat produksi, bahan dan modal kerja dalam suatu produksi. Menghindari pemakaian tenaga kerja, waktu dan alat-alat produksi serta modal yang sebetulnya tidak diperlukan dalam suatu proses produksi.

http://rajapresentasi.com/2009/03/apakah-anda-manajer-yang-efisien/

5. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi?

Jawab:

faktor-faktor penting yang mempengaruhi motivasi adalah:

1. kebutuhan pribadi

2. tujuan dan persepsi individu atau kelompok

3. cara untuk mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi tersebut.

http://agusnuramin.wordpress.com/2010/11/01/bisnis-introduction-part-5/

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: