TUGAS 3

29 10 2010
Perpustakaan Digital Universitas Gunadarma ( DIGITAL LIBRARY )
Situs ini ditujukan untuk anggota Perpustakaan Universitas Gunadarma secara khusus dan masyarakat pada umumnya. Layanan-layanan jarak jauh disediakan pada situs ini untuk memberikan kemudahan bagi pengguna jasa Perpustakaan Universitas Gunadarma untuk meningkatkan pengetahuannya. 

Perpustakaan UG merupakan unit yang berfungsi memberikan pelayanan informasi kepada mahasiswa, dosen dalam melaksanakan tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Perpustakaan UG dilengkapi dengan beragam bahan pustaka yang terdiri dari buku literatur baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, majalah, jurnal ilmiah serta buku ilmu pengetahuan lainnya. Fasilitas Perpustakaan Universitas Gunadarma digunakan oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan alumni Universitas Gunadarma.

Perpustakaan UG untuk program profesional dan sarjana terletak beberapa lokasi kampus yaitu dikampus D – depok , kampus E – kelapa dua,kampus J – Kalimalang, Akademi Kebidananserta perpustakaan program pasca sarjana terletak di kampus C – kenari . Sedangkan perpustakaan audio visual dan Jurnal Elektronik terdapat di kampus depok. Dan semua cabang perpustakaan universitas gunadarma menggunakan sistem informasi perpustakaan yang terintegrasi satu sama lain.

Profil Perpustakaan Universitas Gunadarma

Sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan. Universitas Gunadarma menyediakan Perpustakaan yang dilengkapi dengan beragam bahan pustaka yang terdiri dari buku literatur baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, majalah, jurnal ilmiah serta buku ilmu pengetahuan lainnya. Fasilitas Perpustakaan Universitas Gunadarma telah digunakan oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan alumni Universitas Gunadarma.

Sesuai dengan kemajuan teknologi komunikasi telah dikembangkan perpustakaan audio visual di Universitas Gunadarma. Perpustakaan ini dilengkapi dengan peralatan video dan TV , juga perangkat komputer untuk keperluan belajar mandiri.Koleksi perpustakaan bersifat satu arah dan dua arah (multi media interaktif) Apabila seorang mahasiswa kesulitan dalam salah satu mata kuliah, mahasiswa dapat mengunjungi perpustakaan audio visual kemudian mencari koleksi yang diinginkan, kemudiana belajar secara mandiri. Dengan perpustakaan audio visual diharapkan keterbatasan ruang dan waktu dapat dihilangkan. seorang mahasiswa sastra Inggris, dapat mempelajari bagaimana kebudayaan inggris dan karya sastra klasik inggris melalui video, atau melalui audio. Untuk memenuhi koleksi video dan multi media interaktif, perpustakaan audio visual dilengkapi dengan studio produksi. distudio ini diproduksi video dan multi media interaktif. Direncanakan akan di produksi video/vcd dan multimedia interaktif untuk semua mata kuliah yang diberikan di universitas gunadarma. Para mahasiswa, dosen dan karyawan serta pihak lain yang berkepentingan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut guna mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Petunjuk Perpustakaan

Petunjuk pengguna merupakan pelengkap dari Peraturan yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma. Kami berusaha semaksimal mungkin menyediakan informasi-informasi seputar layanan Perpustakaan yang selama ini menjadi pertanyaan pengguna perpustakaan.

Petunjuk pengguna ini dibagi berdasarkan layanan yang kami sediakan, yaitu :

  1. Keanggotaan
    Meliputi prosedur pendaftaran dan perpanjangan keanggotaan.
  2. Sirkulasi
    Meliputi prosedur peminjaman, pengembalian dan perpanjangan peminjaman bahan pustaka.
  3. Administrasi
    Meliputi prosedur pembuatan Surat Bebas Perpustakaan dan Surat Keterangan Sumbangan.
  4. Kunjungan
    Meliputi prosedur kunjungan ke ruang referensi.

Menu yang ada di library:

  • Penelusuran katalog

Menu ini memiliki fungsi untuk pencarian katalog secara online di digilan library gunadarma. Pencarian dapat dilakukan menurut judul katalog maupun kode catalog.

  • Penelusuran penulisan

Menu ini memiliki fungsi untuk pencarian bentuk tulisan seperti bahan pustaka PI, Skripsi, Thesis, Disertasi dan Journal. Dikarenakan Perpustakaan Universitas Gunadarma tidak melayani pelayanan permintaan copy file dan copy cetak bahan pustaka PI, Skripsi, Thesis, Disertasi dan Journal, Layanan bahan pustaka diatas hanya diberikan dalam bentuk abstraksi melalui internet dan koleksi digital full text dalam bentuk CD yang hanya dapat di baca di tempat (di perpustakaan).

  • Data peminjaman buku

Fasilitas ini digunakan untuk mengetahui transaksi Anggota Perpustakaan universitas gunadarma meliputi kampus Depok, kampus Kelapa Dua, kampus kalimalang, dan perpustakaan Pasca Sarjana.

  • Penelusuran jurnal (hardcopy)

Menu ini memiliki fungsi untuk pencarian jurnal yang dapat dicari berdasarkan nama terbitan, artikel, kata kunci maupun penulis.

  • Informasi bebas perpus

Bagi mahasiswa yang telah membuat surat bebas peminjaman dapat melihat status pembuatan surat bebas peminjaman. Informasi ini dipersiapkan sebagai pengganti hard-copy surat bebas yang selama ini diterbitkan oleh Perpustakaan. Info ini dapat dicari berdasarkan NPM.

  • Penelusuran koleksi audio visual

Menu ini memiliki fungsi untuk melakukan pencarian koleksi audio visual yang berbentuk video, interaktif, maupun audio yang berdasarkan judul, subjek ataupun synopsis.

  • Koleksi buku terbaru

Menu ini memiliki fungsi untuk mencari info mengenai koleksi buku terbaru.

  • Usulan buku

Di menu ini terdapat banyak usulan buku-buku yang sangat bermanfaat untuk penunjang mata kuliah setiap jurusan yang diambil.

  • Links and resources

Di menu ini terdapat links yang berkaitan dengan digital library seperti situs internal, perpustakaan lain dan journal.

  • Petunjuk penggunaan PI/Skripsi

Di menu ini terdapat petunjuk untuk pembuatan PI/Skripsi.

  • Free journals

Di menu ini tredapat free journal yang yang sesuai dengan fakultas yang diambil.

  • FAQ

Di menu ini terdapat pertanyaan dan jawaban seputar perpustakaan.

Situs ini sangat memiliki banyak kegunaan bagi seluruh mahasiswa maupun mahasiswi Universitas Gunadarma khususnya bagi saya.

Saya sebagai mahasiswi di Universitas Gunadarma yang tidak lain adalah sebagai pemakai kegunaan dari situs ini tentunya memiliki pendapat untuk situs ini baik dari segi kekurangan maupun kelebihan dari situs ini.

Kelebihan:

1)     Mahasiswa dapat mengetahui berbagai informasi mengenai perpustakaan maupun mendownload buku yang diperlukan karena perpustakaan ini bersifat digital.

2)     Dapat melatih mahasiswa agar lebih mandiri untuk memiliki buku untuk keperluan kuliah.

3)     Mahasiswa dapat mencari synopsis dari setiap buku yang terdapat di digital library.

Kekurangan:

1)     Bagi Seluruh mahasiwa dituntut untuk lebih berkala dalam mengecek Digital Library, namun di sisi lain bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan dalam menggunakan internet (pemula) masih merasa sedikit kesulitan dalam menggunakanya.

2)     Tidak begitu mudah dibandingkan perpustakaan yang manual.

http://library.gunadarma.ac.id/

Advertisements




TUGAS KELOMPOK

15 10 2010

FRANCHISE INDONESIA

J-CO VS DUNKIN DONUTS

Diajukan untuk memenuhi nilai mata kuliah pengantar bisnis #

DISUSUN OLEH :

1. NIHLAH ADAWIYAH 24210976

2. BAHESTI 21210313

3. ERIKA FITRIANA 22210394

KELAS : 1EB01

JURUSAN : AKUNTANSI

Kampus D Jl. Margonda Raya No. 100 Depok
Sekretariat Dosen : Telp. 78881112 Ext. 208

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena dengan ridho dan karunia-Nyalah serta kerja keras yang telah dilakukan oleh penulis, akhirnya tugas pengantar bisnis dengan judul “FRANCHISE INDONESIA  J-CO VS  DUNKIN DONUTS” dapat terselesaikan dengan baik. Dan tak lupa kami haturkan shalawat serta salam kepada Baginda Besar Nabi Muhammad saw. beserta  sahabat dan keluarganya.

Penulis memilih judul “FRANCHISE INDONESIA  J-CO VS  DUNKIN DONUTS”  karena ingin membandingkan franchise yang ada di Indonesia terutama dalam bidang donuts. Saat ini Dunkin Donuts sudah kurang dalam segi pemasaranya dibandingkan dengan J-CO yang sedang gencar dalam segi pemasaran dan produk-produknya.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak kampus  yang telah memberikan izinnya, dosen mata kuliah pengantar bisnis , serta teman-teman yang telah membantu dalam penyelesaian tugas  ini. Tanpa mereka semua tugas ini tidak ada apa-apanya. Semoga tugas  ini dapat bermanfaat di kemudian hari.

Depok, Oktober 2010

Penulis

 

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Franchise

Franchise berasal dari bahasa Perancis-Anglo. Franchise sendiri berasal  dari kata Francyang artinya ”bebas”. Franchise di Indonesia sering disebut dengan waralaba.

¹Pertumbuhan industri waralaba di Indonesia sudah sedemikian pesatnya. Menurut Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan Dede Hidayat, tahun 2009 lalu tercatat ada lebih dari 1.010 unit usaha waralaba meliputi 260 waralaba asing dan 750 waralaba dalam negeri. Dari jumlah tersebut, waralaba asing menghasilkan penjualan sebesar Rp 38,8 triliyun dan waralaba lokal sebesar Rp 45,4 triliyun.

1.2 Jenis-jenis Waralaba

Waralaba dibagi menjadi dua, yaitu :

a. Franchisor atau pemberi waralaba

Franchisor atau pemberi waralaba adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lainuntuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas.

1

¹ www.mediaIndonesia.com

2

b. Franchisee atau penerima waralaba

Franchisee atau penerima waralaba adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau cirri khas yang dimiliki pemberi waralaba.

BAB 2

ISI

2.1 J-CO Donuts & Coffee

2.1.1 Sejarah Awal

J. CO Donuts adalah peritel roti donat khusus di Indonesia dan  kopi. Perusahaan ini dimiliki dan dikelola oleh Johnny Andrean, seorang penata rambut ternama Indonesia.

J. CO Donuts & Coffee mulai diperdagangkan pada tahun 2005. Produk Yang paling populer adalah “Al Capone”. Dinamakan setelah gangster Amerika, itu adalah donat cincin membuat halus, ringan dan adonan atasnya dengan coklat putih Belgia dan almond dari California – ramuan J. CO diperkenalkan ke Indonesia. Selain donat, J. CO adalah campuran biji kopi Arabika tumbuh di Brasil, Kolombia, Kosta Rika, Guatemala dan Indonesia dan dipanggang di Italia.

3

4

Perusahaan ini telah dikritik untuk mereproduksi gaya Krispy  Kreme, donat vendor Amerika. Di Asia Tenggara, bagaimanapun, J. CO memimpin Krispy Kreme dan saingan lainnya dalam hal sehari-hari, penghargaan pengunjung dan penjualan. J. CO telah mendorong industri donat Asia, dengan outlet di luar Indonesia di Malaysia dan Singapura, dengan rencana untuk memperluas ke negara lain.

Dalam waktu kurang dari 3 tahun beroperasi, J. CO berhasil membuka lebih dari 47 gerai throughtout Asia dengan ekspansi di Indonesia, Singapura dan Malaysia. J. CO Donuts & Coffee akan membuka cabangnya di Filipina dan negara-negara lain di Asia.

2.1.2 Konsep Penjualan

Dengan menerapkan konsep open kitchen, butik donut ini memungkinkan para pelanggan untuk menyaksikan langsung proses pembuatannya. Selain itu, nuansa yang penuh kehangatan juga menjadikan J.CO sebagai tempat paling nyaman untuk menikmati donat dan secangkir kopi.

2.1.3 Variasi Makanan dan Minuman

J.Co menawarkan  12 varian rasa yang disajikan seperti donat Glazzy (donat dengan lapisan madu yang ringan),

5

AlCapone (donat berlapis cokelat putih dengan taburan irisan kacang almond yang renyah), Cheese Me Up (donat dengan

lapisan keju yang meleleh di bagian atas), dan Coco Loco bagi penggemar cokelat, membuat pelanggan memiliki banyak

pilihan.  Harga yang ditawarkan pun bervariasi, yakni mulai dari Rp. 5000. J-CO juga menyediakan variasi minumannya, seperti berbagai flavours kopi, J. Lato Ice Cream dan J. Cool Yoghurt.

2.2 Dunkin Donuts

2.2.1 Sejarah Awal

Tahun 1940, seorang pengusaha Bernama Bill Rosenberg mendirikan dan  Membuka sebuah gerai donat Kettle di kota Boston, Quincy – Massachusetts, amerika Serikat.Tanpa disangka gerai donut miliknya tumbuh pesat. Hal ini terbukti dari makin bertambah banyaknya pelanggan yang berkunjung.

6
Melihat perkembangan usahanya yang positif, tahun 1950 Rosenberg pun memutuskan mengubah Open Kettle menjadi nama lain yang lebih menjual. Penghasilan kena pajak di Canada memerlukan proses yang panjang hingga akhirnya terpilihlah nama baru yang lebih menjanjikan yaitu ”Dunkin Donuts”. Selaras perubahan tersebut, dirintislah sistem franchise (waralaba).
Seperdua tahun berlalu, kemajuan dan ketenaran nama ”Dunkin Donuts” makin tak terbendung. Bahkan di tahun 1970, Dunkin ‘Donuts telah menjadi Reputasi Internasional Merek yang luar biasa. Reputasi dan ketenaran itu jugalah yang kemudian menarik minat Sekutu Domecq – sebuah anak pajak tangguhan dan Internasional yang membawahi Togo Baskin Robins – untuk membeli Dunkin ‘Donuts Dari Keluarga Rosenberg. Pembelian dan pengambilalihan dari keluarga Rosenberg akhirnya disepakati dan dilakukan pada tahun 1983.
Meski berganti kepemilikan, Sekutu Domecq tetap berusaha mempertahankan sistem policy yang sudah berjalan di Dunkin Donuts. Hanya satu yang menjadi ambisi seluruh policy Donuts Sekutu Domecq yaitu membantu Dunkin ‘Secara memperluas pasar internasional. Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, diberlakukanlah standarisasi di seluruh Dunkin ‘Donuts counter.
Didukung oleh sumber daya manusia yang handal, ambisi Sekutu Domecq tercapai dalam memperluas Dunkin ‘Donuts secara

7

menakjubkan sehingga gerai regularnya tidak hanya tersebar di Benua Amerika, tetapi juga di Benua Eropa dan Asia.

2.2.2 Masuk Pasar Indonesia

Dunkin ‘Donuts mulai merambah pasar Indonesia pada tahun 1985. Gerai pertamanya didirikan di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Khusus wilayah Indonesia, master franchise Dunkin ‘Donuts dipegang Dunkin’ Donuts Indonesia.

Sejak diberi kepercayaan memegang master franchise tersebut, Dunkin ‘Donuts Indonesia bercita-cita dan bertekad untuk membesarkan serta memperkuat kesadaran dan positioning Dunkin’ Donuts. regular tidak Hanya di Jakarta, tetapi juga di berbagai kota besar lainnya.Itu sebabnya, kegiatan memperluas pasar dilakukan secara berkala hingga mambuka puluhan gerai permanen di Indonesia.

Kini Dunkin ‘Donuts Indonesia telah berhasil membuka lebih 200 gerai yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Depok, Surabaya, Bandung, Bali, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan lain sebagainya. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil survei sebuah Lembaga Riset Pemasaran yang menyebutkan bahwa Top of Mind Dunkin ‘Donuts di Indonesia telah mencapai 91,8%. Bahkan tercatat juga tingkat kepuasan pelanggan Indonesia terhadap Dunkin ‘Donuts secara keseluruhan mencapai 80,8%.

8

Dunkin ‘Donuts Indonesia juga mengikrarkan komitmen untuk lebih memfokuskan diri dalam perbaikan pada produk dan pelayanan. pelanggan

2.2.3 Konsep Penjualan

Para pengunjung dapat memilih sendiri donat yang akan dinikmati karena konsep penjualan Dunkin’ Donuts di e-Walk BSB adalah self service (layani diri sendiri), kecuali untuk menu minuman

Selain itu, penataan ruang dengan menggunakan konsep open kitchen. Di mana pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan donat melalui sekat dinding kaca transparan. Tujuannya, pengunjung tidak saja menikmati donat, tapi juga melihat proses pembuatannya

2.2.4 Fasilitas

Dunkin’ Donuts menyediakan dua area bagi pengunjung, yaitu smoking dan no smoking. Keduanya ditata sedemikian apik, lengkap dengan televisi layar datar dan WiFi gratis. Sehingga pengunjung dapat menghabiskan waktu berselancar di dunia maya sembari menikmati donat dan minuman lezat.

2.2.5 Variasi Makanan dan Minuman

Beragam pilihan minuman yang terkenal kelezatannya turut tersedia sebagai pasangan serasi donat. Misalnya, Coollata Series

9

dengan lima pilihan rasa, yaitu Dark Choco, Green Tea, Cappucino, Raspberry, dan Iychee. Selain itu, ada pula jenis Ice Green Tea dan Ice Chocolate yang telah diramu sedemikian rupa. “Semua bahan baku produk Dunkin’ Donuts, mulai kue hingga minuman adalah olahan orginal pabrik sendiri (Dunkin’ Donuts) tanpa melalui suplier

Sedangkan produk minuman panas, tersedia Late Hazelnut dan Late Tiramisu dan berbagai jenis lainnya. Minuman juga tersedia dalam puluhan aneka rasa yang nikmat.

KESIMPULAN

Pada dasarnya kedua perusahaan ini yaitu J-CO Donuts & Coffe dan Dunkin Donuts merupakan perusahaan yang sama-sama dalam bidang makanan yakni donuts. Kedua perusahaan ini bersaing secara ketat untuk dapat menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Tentunya dengan cita rasa dan fasilitas yang dimiliki oleh kedua perusahaan ini.

Untuk konsep penjualan, kedua perusahaan ini menggunakan konsep open kitchen. Dengan tujuan agar para pelanggan dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembuatannya.

Untuk masalah harga, kedua perusahaan ini mematok harga yang sesuai dengan keadaan kantong kita. Tapi untuk masalah selera dan cita rasa, kami mengembalikan pada para pelanggan masing-masing.

11

DAFTAR PUSTAKA

http://4.bp.blogspot.com/_IjBEXKWrXzQ/SiOJy-

V3G4I/AAAAAAAAABY/rXsaz5cLpks/s1600-h/

http://id.wikipedia.org/wiki/Waralaba

http://www.dunkinina.com/&ei=veyrTJTKEJGiuQP8s5yTBw&sa=X&oi=tr

anslate&ct=result&resnum=9&ved=0CD4Q7gEwCA&prev=/serach%3F

q%3Ddunkun%2Bdonuts%26hl%3Did

http://www.google.co.id/gwt/x?q=Pengertian+waralaba+&ei=ie-

aba+&ei=ie+Utmddkjl8rAfct xl&ved=OCAUQFjAA&output=wml&hl=

id&source=m&rd=1&u=

http://www.smfranchise.com/franchise/artiwaralaba.html

www.ddambas.blogspot.com

www.dunkinina.com

www.j-co.com

www.mediaindonesia.com

12





Tugas 2

8 10 2010
  1. Sebutkan dan jelaskan 3 unsur yang menyebabkan munculnya aktivitas ekonomi?

JAWAB:

  1. Kelangkaan (Scarcity)

(Pengertian Kelangkaan menurut Ilmu Ekonomi) – Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar istilah kelangkaan? Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Ataukah mengenai minyak tanah atau elpiji yang mendadak lenyap di pasar sehingga membuat banyak ibu-ibu/bapak-bapak harus mengantri di penyalur-penyalur minyak tanah atau elpiji?Kedua contoh di atas menggambarkan bentuk kelangkaan. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan manusia beraneka ragam dan terus-menerus ada. Hari ke hari kebutuhan manusia semakin bertambah banyak baik jumlah, mutu, dan coraknya. Pertambahannya itu tidak sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, akan ada sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan yang diinginkan, entah karena tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak terjangkau) atau karena barang sudah habis.
Kondisi di atas dapat disebut sebagai kelangkaan. Jadi kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya yang ada dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Keterbatasan kita menyebabkan banyak hal terasa langka (scare). Kelangkaan mencakup kuantitas, kualitas dan waktu. Sesuatu tidak akan langka jika jumlah (kuantitas) yang tersedia sesuai dengan kebutuhan, berkualitas baik. Tersedia dimana saja (disetiap tempat) dan kapan saja (waktu) dibutuhkan.

Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu:
a. terbatas, dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia.
b. terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.

(http://www.g-excess.com/id/pengertian-kelangkaan-menurut-ilmu-ekonomi.html)

  1. Pilihan-pilihan (Choices)

Dalam setiap masyarakat selalu didapati bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas banyaknya. Manusia tidak pernah merasa puas atas apa yang telah mereka peroleh dan mereka capai. Apabila keinginan sebelumnya sudah terpenuhi, maka keinginan-keinginan yang lain akan muncul. Terbatas sumber data yang tersedia dibandingkan kebutuhan atau keinginan, menyebabkan manusia harus menetukan pilihan-pilihan yang bersifat individu maupun kolektif.

 

  1. Biaya kesempatan (Opportunity cost)

Ilmu ekonomi memandang manusia sebagai makhluk rasional. Pilihan yang dibuatnya berdasarkan pertimbangan untung rugi, dengan membandingkan biaya yang harus dikeluarkan dan hasil yang akan diperoleh. Biaya ayang dimaksudkan dalam konsep ilmu ekonomi (economic cost) berbeda dengan konsep biaya akutansi (accounting cost).

 

(http://translate.google.com/translate?hl=en&sl=en&tl=id&u=http%3A%2F%2Fwww.senyawa.com%2F2010%2F02%2Fpengertian-ilmu-ekonomi.html)

2. Apa yang membedakan perusahaan dan lembaga social?

JAWAB:

  1. Perusahaan
    Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan)
  2. Lembaga sosial
    Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antarmanusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup [1]. (http://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_sosial)

 

  1. Perbedaan antara perusahaan dan lembaga social

Organisasi perusahaan adalah organisasi yang bertujuan mengoptimalkan pendapatan atau laba dengan mengolah bahan baku atau sumber daya alam yang ada,jadi sumber pendapatannya berdasarkan tingkat keuntungan dari hasil penjualan produknya..sedangkan Organisasi sosial adalah organisasi dalam bentuk kesadaran sosial yang dibentuk dan bertujuan untuk dapat melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya, dimana organisasi sosial mendapatkan pemasukan atau modal yang berasal dari sumbangan, hibah, atau subsidi dari pemerintah dan dermawan yang menjadi sumber pendapatannya.

(http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081028051959AAxwopD)

3. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi  letak dan tempat perusahaan? Jelaskan?

JAWAB:

Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya. Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi baiaya:

  1. Ketersediaan tenaga kerja
  2. Ketersediaan modal
  3. Transportasi
  4. Kedekatan pasar
  5. Kesesuaian iklim.

(http://harisahmad.blogspot.com/2010/05/penentuan-tempatlokasi-perusahaan.html)

 

4. Tunjukkan perbedaan antara lingkungan eksternl mikro dan makro dalam dunia usaha? Jelaskan dengn contoh!

JAWAB:

Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.

Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :

A)    Lingkungan eksternal makro

Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :

  • Keadaan alam => SDA, lingkungan.
  • Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
  • Hukum
  • Perekonomian
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Social dan budaya
  • Kependudukan
  • Hubungan internasional.

B)     Lingkungan eksternal mikro

Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.

Contoh :

  • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
  • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
  • Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
  • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

((http://srisetya.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17146/PERUSAHAAN+DAN+LINGKUNGAN+PERUSAHAAN.doc)

 

 

 








%d bloggers like this: